[INTERVIEW] Kim Jaejoong, “Aku ingin melakukannya lebih berantakan tetapi sang sutradara menghentikanku”

– PART I – 

Kim Jaejoong yang menerima cinta dari banyak fans sebagaimana seorang idola terkenal sebagai penyanyi dan aktor terus menerus telah membangun namanya sebagai aktor perlahan-lahan. Belakangan dia memperluas aktivitasnya ke layar lebar. Walaupun telah memiliki pengalaman di <Heaven’s Postman>, <Code Name: Jackal> adalah film spesial sebagai film komersial debut pertamanya.

<Code Name: Jackal> adalah film komedi yang bercerita antara seorang pembunuh dan seorang bintang top. Di film ini karakter yang dimainkannya adalah Choi Hyun, seorang Hallyu Star yang mengidap ‘Star Disease” (bintang dengan narsis tingkat dewa). Kim Jaejoong memainkan Hallyu star yang terkena ‘star disease’? sebenarnya tidak cukup menggambarkan jika kamu melihat drama pertamanya <Protect The Boss> dan <Dr. Jin>. Peran yang dimainkannya hingga sekarang masih sesuai dengan dirinya sendiri dengan gambaran seperti “kelembutan” dan “berkarisma”. Kali ini, Kim Jaejoong melepaskan imej cool yang telah dibangunnya, untuk memperluas karakter dan membuat fans kagum. CHoi Hyun dan Kim Jaejoong memiliki pekerjaan yang sama tetapi kepribadian yang berbeda, mereka sangat berbeda. Sesuai perintah untuk memainkan peran ini, tidak hanya melemaskan bahunya tetapi juga ingin menunjukkan imej berantakan yang mengejutkan dari dalam dirinya.

Prasangka kepada bintang idola masih ada. Banyak orang melihat negatif pada debut layar lebar bintang idola. Bahkan ketika kasus kesuksesan diraih, orang akan melihat akting mereka dengan mata menyipit. Kim Jaejoong tidak peduli dengan persepsi ini. Pada film ini Kim Jaejoong mengeluarkan kerja kerasnya. Dia memberikan seluruh imej luar biasanya yang tidak pernah ditunjukkan sebelumnya. Disamping berakting, dia juga menulis lirik untuk lagu penutup film. Kami bertemu dengan Kim Jaejoong pada tanggal 13 November di sebuah toko kopi dengan Gwanghwa-mum dan mendengarkan pembicaraan mengenai <Code Name: Jackal>.

Kamu memiliki pengalaman layar lebar dengan <Heaven’s Postman>, tetapi ini layar komersialmu yang pertama. Bagaimana perasaanmu menjelang tanggal perilisan film ini?

Pertama, aku sangat gugup. Aku bertanya apa yang  fans akan pikirkan mengenai film ini dan mereka akan memberikanku penilaian yang seperti apa. Aku juga cemas dan takut.

Sepertinya kamu penasaran mengenai reaksi (penonton) karena ini film pertamamu. Bagaimana tanggapan teman-temanmu setelah premier?

Mereka berkata bahwa hanya dengan melihat film ini mereka dapat merasakan kerja kerasku. Mereka merasa aku pasti telah banyak menderita.  Beberapa juga berkata mereka tidak mengetahui tentang sisi lainku. (T/N: mengarah pada imej Jaejoong di dalam film).

Seperti ketika <Heaven’s Postman> ditayangkan, kali ini, banyak pula wanita datang untuk menonton. Jumlah pria yang memesan tiket relatif kecil walaupun Song Jihyo juga muncul di film. Bukankah itu disebut “KimJaejoong Effect”?

Belakangan banyak wanita menyukai Song Jihyo. (tertawa) aku pikir ini bukan karena diriku hingga banyak wanita yang memesan tiket.

Saya ingin tahu bagaimana ceritanya sampai kamu memilih <Code Name: Jackal>.

Sebenarnya aku ingin tampil di film tetapi aku pikir bukan waktu yang tepat. Aku pikir akan melakukannya saat waktunya telah tiba. Saat itu ketika aku berpikir masih terlalu cepat untuk tampil, skenario <Code Name: Jackal> datang, yang membuat aku tergoda. Bagaimanapun, aku berpikir karakter di film ini mengizinkanku untuk menunjukkan imej baru diriku. Dan juga selain itu ini adalah film ringan yang memberikan kelebihan artistik dan kualitas sinema yang bagus. Film ini mengundang tawa, maka itu aku akhirnya berani mengambil peran ini.

Hallyu star Choi Hyun di film ini dan Kim Jaejoong di dunia nyata cukup bersentuhan, ada kemiripan di dalamnya. Itu membuat aku bertanya jika sutradara telah memilih Jaejoong sebagai model untuk membangun karakter itu. Saya ingin tahu, jika hal ini pula yang memperngaruhimu untuk memilih peran ini.

Sebenarnya aku juga sangat terkejut saat membaca skenario. Aku juga menduga begitu, tetapi itu tidak benar. Sebelum aku menerima film ini, ada orang lain yang masuk dalam list untuk memerankanya. (Tertawa) kemudian, hanya pekerjaannya yang sama, kepribadian kami berbeda. Karakter ini  bukanlah karakter yang akan ditampilkan dalam kehidupan nyata. Aku tidak menggunakan nada bicara seperti itu ataupun sikap yang begitu pada manajerku.

Disana banyak adegan yang begitu berantakan. Apakah kamu tidak khawatir atau takut orang akan berpikir mengenai imejmu berubah?

Aku tidak ada masalah. Aku berkata pada diriku sendiri atas segala hal itu. Dalam kenyataannya, imej yang aku bawa hingga sekarang adalah perasaan murni dan terlah tersusun atau terbentuk, bukankah begitu? Dalam beberapa kondisi tertentu aku melakukannya, mungkin orang berpikir aku hanya menunjukkan seadanya. Aku ingin menunjukkan sisiku yang lain.

Saya pikir tidak hanya kamu tetapi fans kamu juga khawatir.

Fans ku berkata mereka sangat menantikan bagaimana aku bisa terlihat berantakan. Tentu mereka akan ada yang pro dan kontra. Walaupun begitu, aku berharap aku bisa membuat mereka tertawa.

Kamu telah mengungkapkan bahwa kamu pernah mengalami ancaman jiwa dari para Sasaeng fans. Apakah level bahayanya sama dengan situasi yang ada di film?

Aku tidak tau mengenai tingkah laku tetapi tidak ada sasaeng fan yang berpakaian aneh seperti di film. Aku melihat hal seperti itu, mungkin ada juga yang seperti itu di masa lalu.

Melalui <Too Beautiful to Lie>, Sutradara Bae Hyungjoon telah mengenal Kang Dongwon. Apa yang dikatakannya ketika pertama kali bertemu denganmu?

Ketika kami membicarakan film, dia berkata dia khawatir apakah aku dapat membawakan karakter berantakan. CEO perusahaan kami mengatakan, “Jaejoong-ie tentu bisa melakukannya. Tolong pastikan itu berantakan”. Sang sutradara masih akhirnya yakin setelah mendengar itu. Apa yang bisa aku lakukan? Itu perintah CEO, jadi aku harus melakukannya. (tertawa)

– PART II –

Adakah permintaan khusus dari sutradara untuk Choi Hyun?

Dari awal aku sudah melepaskan diriku (artinya dia tidak peduli imej dirinya dan melakukannya dengan total?) tetapi mungkin aku terlalu jauh hingga sutradara harus menghentikanku. Suatu hari dia berkata, “Jaejoong-ah, kamu ingin pergi hingga sejauh mana?” (tertawa) (Note: sutradara khawatir imej Jaejoong) Dan setelah versi film yang diinginkan sutradara selesai, kami juga merekam versi yang aku inginkan.

Di film, disamping menjadi Hallyu star, Choi Hyun tidak keberatan memakan pie raksasa untuk menghindari bahaya. Berlawanan dengan tampilannya, Choi Hyun sangat ceroboh yang membuatnya menjadi menarik. Adakah persamaan Choi Hyun dengan Kim Jaejoong di kehidupan nyata?

Aku tidak persis seperti itu tetapi kupikir aku memiliki kemiripan dalam beberapa poin. Aku tidak sehina itu (Tertawa) meskipun begitu, sering juga ketika aku tidak bertingkah laku sesuai dengan umurku. Aku cenderung berlaku cute setiap kali aku bersama anggota (JYJ) lainnya. Diantara members, aku adalah orang yang paling sering berkelakuan cute. Seperti anak-anak (mengacu pada adik-adiknya LOL) beranjak dewasa, mereka lebih dewasa dan lebih bersikap hyung daripadaku.

Kamu pernah berkata ingin bekerja sama dengan Song Jihyo. Bagaimana perasaanmu setelah bekerjasama dengannya? 

Pertama, walaupun Jihyo noona satu perusahaanku denganku dan kami sangat nyaman bersama, aku tetap cemas. Tetapi setelah beberapa scene terlewati, kegundahan itu hilang. Disana banyak adegan NGs karena Jihyo noona tertawa banyak sekali. Aku berpikir, “ah jadi Jihyo noona juga melakukan NGs” aku jadi lebih lega.

Disana banyak adegan diluar prediksi diantara dirimu dan Song Jihyo. Bagaimana adegan kamui dipukul di tempat tidur? Apakah kamu benar-benar dipukul?

Ya, aku benar-benar dipukul. Jihyo noona meminta maaf padaku untuk itu. Dia meminta maaf setiap dia memukul, dia lakukan beberapa kali (mungkin karena dia memukul Jaejoong beberapa kali karena NGs) itu bagus sebenarnya, walaupun dia memukul sekali dan dengan kuat. Bekasnya masih ada ditangan dan membutuhkan waktu lama untuk hilang.

Disana banyak adegan, adegan apa yang paling terkenang bagimu?

Adegan dimana aku diculik dan diikat di kursi. Aku mendapatkan banyak luka karena terikat terlalu lama. Sangat sakit.

Apakah ada adegan yang kamu rasa akan lebih baik jika kamu memiliki kesempatan untuk mengulangnya?

Semua. Aku pikir aku bisa melakukannya lebih baik lain jika aku melakukannya lagi. Jika untuk memiliki satu adegan, itu adalah adegan dimana aku kena setrum. Itu akan lebih baik jika aku terlihat lebih tersiksa.

Saya terkejut melihat ciumanmu dengan Kim Sungryung sunbae, lebih intim dari yang kubayangkan.

Aku berkata pada diriku sendiri, “Kim Sungryung sunbae adalah aktris veteran, dia tidak akan gugup karena sebuah adegan ciuman. Aku juga tidak boleh gugup. Akan sangat bodoh jika aku sendiri yang merasa gugup.” Dengan pikiran seperti itu semuanya berjalan dengan lancar. Kim Sungryung sunbae menggunakan lipstick jingga sehigga bibirku juga berubah warna jingga. Ada beberapa NGs karena itu.

Saya ingin tahu karisma akting dari seorang Kim Jaejoong.

Ketika kamu bertambah usia 1 atau 2 tahun, hari-hari kamu tampak baik akan hilang. Ketika aku mulai karir akting, aku memikirkan masa pelatihanku ketika aku berusaha keras berharap impianku tercapai. Saat menjadi penyanyi cukup lama, tujuan awal bisa berubah. Melalui akting aku ingin melakukan yang terbaik dengan kesungguhan hati lagi dan juga ingin menantang diriku sendiri.

Apa yang kamu inginkan dari penonton di pikiran mereka saat melihat filmmu?

Aku ingin mereka merasa nyaman menonton film. Jika merasa santai dan menikmatinya kamu akan menemukannya sangat menarik. Aku harap setiap orang akan menyukai dan tertawa. Juga tolong lihat karakterku dengan positif.

Jika film meraih 1 juta penonton, kamu akan memberikan jjajangmyun. Apakah janji itu belum berubah?

Aku sungguh ingin memberikan jjajangmyun. (Tertawa) aku harus memastikan ada restoran China di dekat bioskop dan harus menyiapkan uang yang cukup (Tertawa).

Park Yoochun juga jalan menjadi seorang aktor, Kim Junsu juga membanggakan dengan kekuatan penjualan tiketnya sebagai aktor musikal. Kamu pasti terinspirasi dari mereka.

Aku sangat bangga dengan members ku. Junsu sangat hebat. Saya tidak berpikir Junsu diakui di dunia musik karena popularitasnya. Kemampuannya diakui dan sekarang bahkan pecinta  umum musikal juga datang untuk melihat Junsu. Bukankah itu menakjubkan?? Aku pikir Yoochun sangat cepat beradaptasi sebagai aktor. Menurutku tidak terlalu sulit bagi penyanyi untuk beradaptasi dengan musik, karena musik itu terkait .. Tapi drama adalah hal yang berbeda. Ini benar-benar hebat bahwa ia dapat beradaptasi dengan itu.

Pernahkan anda berpikir untuk menantang musikal?

Tentu aku ingin. Aku memiliki pikiran yang  kuat soal tantangan. Bagaimanapun Junsu menjadi dinding tebal bagiku. Aku ragu apakah aku dapat melakukannya lebih baik dari Junsu. Dan jika aku melakukan Musikal sekarang, aku akan menjadi hoobae (T/N: junior) nya. (Tertawa)

Sekarang kamu tidak malu lagi memiliki panggilan dengan embel-embel “aktor” dibelakang nama Kim Jaejoong?

Aku menyukai aktor Kim Jaejoong. (Tertawa) aku ingin menyapa setiap orang melalu kerja keras di berbagai genre sampai tidak merasa aneh lagi ketika orang memanggil “aktor Kim Jaejoong”.

Source: Max Movie via Nate
Translated by: Hannah @ PrinceJJ
Shared by: PrinceJJ 12
Please take out in accordance with our rules.

Trans : Tiffani-JYJ Indonesia