[TRANS] Mengubah Saat Krisis menjadi Kesempatan! Psy, JYJ, Tablo

“Selama krisis, di sanalah terdapat sebuah kesempatan untuk bangkit” itu mungkin klise tetapi semua orang mengalaminya, paling tidak satu kali, inilah kenyataan hidup. Belakangan industri musik khususnya, ini sebuah masa dimana bintang idola mengubah masa krisis mereka menjadi kesempatan.

JYJ

JYJ yang meninggalkan TVXQ pada bulan Juli 2009, mengelami pasang surut, naik turun, saat mereka keluar dari agensi mereka sebelumnya SM Ent. Dikarenakan proses hukum, masa tersebut sangat sulit unutk tampil di panggung. Tidak ada pula lagu yang bisa dinyanyikan di atas panggung. Selama berlangsungnya proses hukum, kebanyakan lagu berada di bawah bendera TVXQ. Walaupun begitu mereka  tetap berkarya dan kenyataannya mengisi 80% waktu mereka pada album studio pertama mereka, dan untuk pertama kalinya di Korea, mereka meluncurkan lagu-lagu yang mereka produksi sendiri.

Reaksi para fans bagus. Untuk pertama kalinya ada sebuah grup idola yang hampir semua lagu dalam albumnya diciptakan oleh mereka sendiri. Itu menunjukkan tingkat yang lebih tinggi dan sebuah kedewasaan. JYJ telah melewati status idola, menjadi penyanyi, penulis lagu dan berevolusi dalam kelompok artis.

JYJ dipaksa untuk beraktivitas di luar negeri daripada melakukan tour di dalam negeri. Penampilan panggung terakhir JYJ di Peru Maret lalu diadakan tepat satu tahun sejak tur dunia dimulai. Seluruh dunia dijelajahi di luar Asia, ke Eropa dan Amerika Selatan. Konser solo Junsu JYJ juga menggerakkan beribu-ribu penonton lokal.

JYJ memasuki dunia drama dan musikal untuk mempertahankan popularitas. Mereka dikenal sebagai aktor. Yoochun dalam Rooftop Prince dan Sungkyunkwan Scandal, Junsu di drama musikal Mozart, Tear of Heaven. Akting Jaejoong di Dr.Jin juga mendapat perhatian, disertai film Jackal yang akan rilis bulan November ini. JYJ merupakan aktor Hallyu dan penyanyi, divoting sebagai Kpop Star yang paling berpengaruh di tahun 2012 di berbagai situs Kpop.

JYJ telah merasakan kepahitan dalam hidup, tetapi sekali lagi mereka berdiri di posisi puncak dan menjadi lebih dewasa. Mereka bertahan dari berbagai rumor miring dan penyerangan ‘sasaeng fans’. Mereka tidak menyerah dan selalu menyakinkan para penggemar untuk dapat melewati setiap proses krisis.

Catatan: bagaian Psy dan Tablo dilewati

Source: Nate
Translated by: @rubypurple_fan of JYJ3
Shared by: JYJ3
Indonesian trans: Tiffani, edited by Shandy

Tolong ambil artikel ini dengan full credits