[INTERVIEW] 120912 Jiwa dan Gaya : Kolaborasi Musik Terbaru dari Kim Junsu, Automatic, dan Ebony

Pada tanggal 2 Spetember, saya menemukan sensasi K-pop dari konser Kim Junsu di Hollywood Palladium, diundang oleh produser music Bruce ‘Automatic’ Vanderveer dan sutradara vocal Ebony Rae Cunningham. Ketika Kim Junsu menampilkan “Uncommitted”, lagu debut single berbahasa Inggris-nya, keduanya segera memulai menikmati lagu dan bernyanyi bersama.

Ketika lagunya hampir  selesai, Junsu berterimakasih kepada Automatic yang telah menuliskan dan memproduseri single ini, dan Automatic memberikannya semangat dari balkon: “Kamu berhasil melakukannya, man!”

Automatic adalah presiden dan CEO dari InRage Entertainment, dan Ebony Cunningham adalah wakil presiden. Dia adalah vocal stylist untuk “Uncommitted”.

APA: Berbicara mengenai produksi Anda yang terakhir “Uncommitted”,bagaimana bisa Anda mendapatkan C-Jes dan mulai bekerja sama dengan Junsu?

A:  Pada saat itu ada seorang eksekutif C-Jes. Namanya Niddy, dan dia mengetahui salah seorang teman saya yang mengenalkan saya pada produser dari Sony. Jadi Niddy menghubungi saya dan berkata, “Kamu tahu, kami di C-Jes, mencari lagu-lagu untuk grup JYJ.” Aku memberikan beberapa lagu dan sebenarnya “Uncommitted” adalah sebuah lagu yang tidak aku yakini apakah harus aku masukkan karena itu sedikit lebih lembut daripada lagu-lagu lainnya. Lagu lainnya lebih kuat, bertempo tinggi, beraliran keras, dimana “Uncommitted” adalah lagu bertempo sedang, lebih ke ballad. Sungguh mengejutkan ketika mereka menghubungiku mengatakan mereka menyukai “Uncommitted” dan menginginkannya. Aku berpikir, “Wow, aku hampir tidak memasukkan lagu itu” [tertawa]

Jadi sebenarnya, keajadiannya sangat unik.

APA: Apa yang membuatmu akhirnya memasukkan “Uncommitted” setelah sebelumnya kamu sendiri tidak yakin?

A: Aku pikir lagu ini memiliki cerita yang bagus. Aku pikir, “Mungkin mereka menginginkannya”. Lagi, ini adalah mengenai seorang pria yang memiliki masa lalu sebagai seorang playboy dan kemudian bertemu wanita impiannya. Dia memutuskan dia tidak akan menjadi playboy lagi, tetapi wanita itu berkata, “Aku sudah tahu mengenaimu dan masa lalumu, dan aku tidak percaya kamu akan membangun hubungan yang serius, jadi mari bersenang-senang dan sebut saja ini sebuah hubungan, lalu tinggalkan”. Pria ini sakit hati untuk pertama kalinya. Jadi aku pikir ini mungkin menjadi lagu yang bagus dan  mungkin mereka akan menyukainya.

APA: Kapan kamu bekerja sama dengan C-Jes, apakah kamu mengetahui K-pop atau Junsu?

A:  Yeah, anak perempuanku adalah seorang fan berat dari JYJ dan dia adalah fan berat dari grup dimana mereka dulu sebelum pisah. Dia juga menyukai BigBang dan Super Junior dan telah mendengarkan mereka bertahun-tahun lalu. Jadi dia bercerita padaku, “Kamu harus mendengarkan grup K-pop baru ini”, dan aku pikir itu keren tetapi tidak mengerti keistimewaannya pada saat itu, karena pada saat itu kebanyakan K-popseperti musik Amerika bagiku. Tetapi saat mulai semakin mengenalinya, aku sadar kalau K-pop mencoba banyak genre, dimana di Amerika, kita sering terheti pada apa yang sedang “happening” saat ini. Kemudian ketika mendengar aku bekerja sama dengan Junsu, anakku sangat senang, dia berkata, “Dad, kamu tau siapa dia??” aku sangat senang melihat anakku yang begitu bersemangat. [tertawa]

APA: “Uncommitted” direkam di Amerika kan?

A: Sebenarnya, kami berencana ke Korea untuk rekaman disana. Kami mencoba untuk mendapatkan semua, menyusun rencana, membeli tiket dan segalanya. Junsu melakukan banyak pekerjaan, tour dan rekaman, jadi jadwalnya sering berubah-ubah. Dan akhirnya pada detik-detik terakhir mereka menghubungi kami dan berkata, “Kami akan membawa Junsu ke Amerika”. Jadi kami dapat langsung bekerja begitu dia tiba.

Hal yang paling keren adalah ketika kami bertemu dengan eksekutif C-Jes dan mereka duduk bersama kami dan berkata, “Junsu datang dan akan melakukan rekaman lagu. Kami ingin membuat single dan akan membuat videonya”. Kami sangat terkejut! Kami pikir ini hanya akan menjadi sebuah lagu dalam album. Kami segera pergi ke studio dan dalam 3 hari kami menyelesaikan rekaman di studio, syuting video klip pun dimulai. Semuanya bergerak begitu cepat. Kami masih merapikan lagu pada saat syuting videonya. [tertawa] C-Jes mengagumkan, mereka bergerak dengan cepat dan kuat. Kami tidak pernah melihat label yang bergerak begitu cepat.

APA: Bagaimana rekaman bersama Junsu?

A: aku katakan padamu, Junsu adalah Artis yang mengagumkan. Aku menyukai suaranya. Suaranya lah yang menjual. Kami tahu dia melakukan pekerjaan dengan baik. Kami tidak mengetahui bagaimana disiplinnya dirinya dan dalam beberapa jam dia dapat menguasai lagunya. Aku ingin memberikannya istirahat beberapa kali, tapi dia tidak mau. Dia ingin terus melanjutkannya. Dia seorang workaholic, tidak dipungkiri ia sangat berbakat. Dan kami memiliki sebuah pola. Sangat menyenangkan. Kami tertawa, bercanda, bekerja keras. Itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan yang pernah ada di studio. Chemistry kami dapatkan dengan cepat. Aku tidak dapat menjelaskannya bagaimana itu bisa terjadi, Jika kalian melihat kami, kalian tidak akan berpikir kami sedang bekerja. Lihat hasilnya, sangat mengagumkan. Itu adalah hal yang paling mudah dan rekaman paling menyenangkan dalam pengalaman kami.

ERC: ketika pertama kali dia datang, aku pikir dia sudah siap untuk bernyanyi, tetapi kami menyuruhnya dudu dan berlatih dulu, dan dia seperti bingung dan berkata; “Ada apa? Aku siap untuk bernyanyi.” Jadi kami berbicara melalui Jun Dark (seorang eksekutif C-Jes) “Kami akan memberikanmu lagu berbahasa Inggris”. Dan dia memberikan wajah seperti, “Oh tidak…” Dia melihat kertas dan sedikit malu-malu, dimana dia menutupi wajah dan mulai tertawa [tertawa] dia mulai membaca lirik satu demi satu dan sesekali melihat sekeliling dan tetap tertawa. Dia sangat malu, kami tetap berkata padanya: “Kamu melakukannya dengan baik!” Dia terdengar sangat bagus, hanya saja ada beberapa huruf vokal dan konsonan yang tidak terdapat di dalam konten bahasa Korea, jadi kami bekerja keras untuk itu, dengan memberikan instruksi seperti, “Letakkan lidahmu di sini ketika kamu mengatakan ini,” atau “Buka mulutmu seperti ini untuk menciptakan bunyi seperti ini.”

A: Kami mulai bekerja pada semua jenis suara dan pengucapan. Sunngguh lucu saat melihat ekpresi wajah dan mulutnya saat berlatih pengucapan yang benar. Kami selalu tertawa saat mendengar bagaimana  bunyi beberapa kata yang terucap kedalam bahasa Inggris. June Dark menerjemahkan lagu ini ke bahasa Korea untuknya, dan dia mengerti apa arti dari lagu ini dan konten emosi dalam lagu. Semakin banyak kami bekerja di studio, Junsu semakin mendapatkan perasaan lagu ini. Jadi kami memasukkannya ke dapur rekaman dan otomatis ia memejamkan mata dan mulai rekaman.

ERC: Dia berlatih sebelum kami mulai rekaman dan dia mennyanyikan lagu ini tepat di mic, tetapi dia bernyanyi satu baris, melihatku, menyanyi lagi, melihatku lagi, terus begitu. Dia terus melihatku untuk meyakinkan [tertawa] terkadang ketika dia kesulitan, aku bernyanyi untuknya dan dia menyanyikan kembali. Dia tetap melihatku dan meyakinkan bahwa apa yang ia lakukan benar, jadi aku memberikan jempolku sebagai tanda ‘ok’. Walaupun aku tidak mengetahui bahasa Korea, dan dia mengetahui sedikit bahasa Inggris, kami mengembangkan metode komunikasi yang baik yaitu melalui mata dan  tangan. [tertawa]

A: itu sangat mudah baginya, dan setelah melewati lagu itu, hasilnya fantastis. Aku berjalan ke dalam studio bersamanya, kami menyanyikannya kembali dan sebagainya, bereksperimen sedikit dengan adlibs yang kamu dengar di lagu. Dia hanya menutup mata dan mengambil tempat lain. Itu sangat keren, itu seperti yang kami lakukan dengan seorang American  Idol atau sejenisnya. [tertawa] setiap saat aku bernyanyi pada sebuah nada, dia akan menyanyikannya kembali dengan nada yang lebih tinggi dan aku begitu kagum, begitu banyak bakat yang ia miliki.

ERC: Dia sebenarnya melakukan run [tertawa]—run adalah babak kedua pada tahap ‘menjadi’. Automatic memberikannya dan dia berkata ‘ok’. Dia melakukannya, dan lebih baik dari apa yang Automatic lakukan [tertawa]. Aku berada di dalam ruang rekaman bersmanya dan aku seperti “Heeyyy!” Automatic berkata kepdaku bahwa semua orang diruangan tertawa.

“Uncommitted” adalah lagu yang berjiwa ballad, kamu tau? Jadi ketika Junsu melakukan sedikit run dimana ia sangat menjiwainya, Automatic berkata, “Man, kami akan membuatmu seperti orang kulit hitam!” atau “Kamu menjadi orang kulit hitam!” Junsu mengerti dan berkata, “Tidak, aku tidak hitam, aku kuning” [tertawa] kami tidak tahan untuk tidak tertawa.

Sangat menyenagkan bekerja sama dengannya, khususnya saat dia melakukan runs dan scales yang tidak kami prediksi darinya. Sangat menyenangkan bahwa dia dapat membawakan lagu dengan penuh gaya dan penjiwaan. Dia bekerja sangat keras dan wajar aku pikir itu terbayar.

A: Dia memiliki bakat alam. Aku menunggu untuk bekerja sama dengannya di masa datang. Aku melihat hubungan yang aku bangun dengannya seperti seperti   Quincy Jones dan Michael Jakson. Aku harap hubungan ini terus kami bangun dan akan terus berlanjut. Aku pikir apa yang kami lakukan bersama hanyalah awal dan aku pikir nanti akan melakukan banyak hal menarik lainnya, untuk mengejutkan orang-orang!

APA: Menurutmu apakah video musik-nya merepresentaikan lagumu dengan baik?

A: ini adalah perasaan terbaik yang aku rasakan untuk melihat artis sebagus dirinya menyanyikan lagu yang kamu buat dari dasar hati. Tarantallegra adalah video yang bagus tetapi ‘Uncommitted” menunjukkan Junsu sebagai seorang manusia, sebagai seorang penyanyi dan melihat dirinya sebagai pria. Jadi aku pikir saat orang melihat video ini, mereka akan melihat sisi Junsu yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Aku menyukai videonya dan aku pikir ini adalah platform yang bagus bagi lagu ini.

APA: Setelah bekerja sama dengan Junsu, bagaimana jika dibandingkan dengan kerjasama artis Amerika?

A: Alasanku menyandingkannya dengan Michael Jackson karena ia besar dengan musik. Dia telah melakukannya sejak lama, jadi dia artis alami dan profesional, jiwanya tidak akan pernah kamu lihat dari artis yang berada dalam industri ini dalam beberapa tahun terakhir. Ini level pengalaman yang berbeda. Kamu akan dapat melihat yang terbaik dari yang terbaik jika kamu telah bekerja sama dengan Junsu. Ketika kamu mengatakan perbedaannya dengan artis Amerika: Aku tidak berpikir ada perbedaan di budaya, tetapi keprofesionalan. Aku harap Amerika menerimanya, itu akan menjadi hal hebat. Aku pikir dia akan menjadi tantangan dan dia akan menjadi artis yang dicari orang dan berkata dia adalah eselon yang paling tinggi.
Orang-orang menyanyikan lagu kami di Meksiko, Chili dan  Brasil. Ketika ia menampilkannya, orang menyanyikan ‘Uncommitted” tiap baris liriknya dan wow. Setiap hari terus lebih baik, lebih baik dan lebih baik!

Aku baru saja melakukan jungkir balik dan berlari ke dinding [tertawa] aku terlalu gembira!

APA: bekerja sama dengan artis K-pop sebagai produser Amerika, menurutmu Kpop diarahkan kemana dan apakah kamu ingin lebih terlibat?

A: Yes. Ya, ya, ya dan ya. Yah, pertama aku pikir K-pop akan menjadi besar, karena sangat segar dan eksperimental. Dan ya, aku akan senang bekerja sama dalam K-pop karena banyak artis yang tidak takut bereksperimen. Kami adalah “penulis dan produser yang hybrid dan K-pop sekarang adalah platform yang bagus untuk penulis dan produser seperti aku dan Ebony. Kami tidak akan sungkan, jadi kamu dapat melakukan yang terbaik dan mencoba menciptakan sesuatu yang baru dan menyenangkan. Kami sangat ingin melanjutkan memproduseri sebanyak  mungkin artis K-pop  dan lagi sangat ingin mengembangkan sebuah hubungan yang luar biasa dengan Junsu.

ERC: kami juga ingin memberikan teriakan yang kuat kepada seluruh fans yang telah memberikan dukungannya kepada Junsu dan Automatic dan semua InRangers dimana kami telah saling mengenal melalui pengalaman ini. Kalian semua sangat baik kepada kami, kami harap kalian dapat terus mendukung Junsu, JYJ dan InRage.

Kami bekerja sama dalam membenahi website kami dengan sebuah spot khusus untuk InRage, jadi tunggu untuk itu! Sungguh sebenarnya kami terkejut dengan banyaknya pendukung ‘Uncommitted’, jadi tetap nantikan!

[Bagian yang tidak berhubungan langsung dengan Junsu dihilangan]

 Credit: Mai Nguyen via Asia Pacific Arts
Shared By: JYJ3 + JYJ Indonesia

Indonesian Trans: Tiffani@JYJ Indonesia
Edited by:Tuti Handayani@JYJ Indonesia