[NEWS] TVXQ hingga JYJ, K-pop dan K-drama, Park Yoochun Melakukan Semuanya

Park Yoochun, bintang drama SBS Rooftop Prince, mulai populer dengan grup kpop TVXQ sebelum berpisah dengan dua anggota lain dan membentuk JYJ.

By Kwon Hyuk-jae

Bintang kpop datang dan pergi, dengan hanya menyisakan segelintir orang yang tetap berada di layar dalam jangka panjang. Park Yoochun, yang juga dikenal dengan nama Micky Yoochun, adalah satu di antara beberapa orang tersebut yang muncul pertamakali satu dekade yang lalu dan masih menyebabkan kemacetan lalu lintas tiap kali muncul di publik.

Member JYJ berusia 26 tahun ini berhasil sukses baik di kpop dan kdrama dan membuktikan bahwa ia masih termasuk salah satu bintang yang paling bersinar lewat kesuksesan drama SBS Rooftop Prince baru-baru ini. Ia memenangkan Aktor Terpopuler nya yang kedua di TV Drama Award pada Baeksang Arts Awards ke-48 awal tahun ini.

Pada drama laris itu, Park memerankan seorang putera mahkota dari dinasti Joseon, Lee Gak, yang berkelana ke Seoul di dunia modern dimana ia jatuh cinta pada Park Ha (Han Ji Min). Pangeran Lee, satu-satunya karakter yang berbicara dengan aksen jaman Joseon, tersesat dan kewalahan dengan ibukota yang kontemporer, namun cintanya pada Park Ha tidak bergeming. Bintang JYJ ini berkata bahwa berakting di cerita yang tidak masuk akal seperti ini adalah tantangan, tapi aspek nonfiksinya membuat pekerjaannya lebih mudah.

“Ketika berakting di drama ini, aku bisa merasakan betapa Lee Hee Myung, penulis naskah drama, merindukan istrinya setelah mereka berpisah enam tahun yang lalu [T/N istri Lee Hee Myung meninggal enam tahun yang lalu],” kata Park. “Ini membuatnya lebih mudah untuk memahami karakter dan berakting lebih natural.”

“Aku merasa menyesal dan sedih ketika harus meninggalkannya untuk kembali ke dinasti Joseon. Ceritanya lebih asli dan penuh kasih sayang dibandingkan cerita-cerita cinta bersetting modern.”

Aktor ini berkata bahwa Rooftop Prince punya tempat spesial di hatinya, karena ayahnya meninggal dunia Maret lalu ketika drama ini masih diproduksi. Jika ia mendapat kesempatan untuk berkelana di ruang waktu, Park berkata ingin kembali ke masa ia tinggal di Amerika dengan ayahnya.

Karena kesulitan ekonomi, Park dan keluarga pindah ke AS ketika ia masih kelas enam, dimana ia membantu ayahnya bekerja di konstruksi bangunan.

“Itu pekerjaan yang melelahkan,” kata Park. “Aku mencari-cari cara melarikan diri (dari pekerjaan) saat itu.tapi jika diingat-ingat lagi, itu adalah masa indah yang kumiliki bersama ayahku. Jika saja aku tahu, aku mungkin bisa membuat kenangan yang indah bagi ayahku juga.”

Ia kembali ke Seoul dan bergabung dengan SM Entertainment, agency yang mendukung debutnya dengan TVXQ di tahun 2003. Dengan grup inilah Park menjadi populer, menjalani tour Asia dan merilis satu demi satu single di Korea dan Jepang.

Tapi perjalanannya tidak selalu mulus. Pada 2009, Park, Kim Junsu, dan Kim Jaejoong dari TVXQ mengajukan tuntutan melawan SM Entertainment karena permasalahan kontrak. Ketiganya berpisah dan membentuk grup mereka sendiri, JYJ.

Walaupun karir menyanyinya yang berlangsung sembilan tahun penuh dengan drama, atau mungkin karena itu, fans Park tetap setia dan bintang ini masih merupakan salah satu idola yang paling dibicarakan di Korea.

Petualangannya di TV dimulai dengan drama KBS2 Sungkyunkwan Scandal di tahun 2010 dan kemudian diikuti oleh MBC Miss Ripley di 2011. Penampilannya di Rooftop Prince membawa rating fenomenal – tertinggi di antara drama-drama pesaingnya.

“Aku berusaha melupakan tekanan untuk berakting dengan baik,“ kata Park. “Aku tidak harus memaksakan diriku menangis di Roofto Prince. Menempatkan diriku di situasi yang dialami karakter bisa membuatku menangis. Aku mempunyai bekas goresan di wajahku yang coba kututupi dengan makeup ketika berakting, tapi sekarang tidak lagi. Tidak ada yang perlu disembunyikan.”

 

By Kim Hyo-eun [estyle@joongang.co.kr]

Koreajoongangdaily

Indonesian trans: Shandy@JYJIndonesia