[NEWS] Kim Junsu Merilis Solo Album Pertama “Rasa Tanggung Jawab, Kegembiraan dan Pengharapan”

Merilis album solo pertama setelah 8 tahun setelah debutnya, Kim Junsu mengatakan bahwa dia merasakan tanggung jawab dan kegembiraan.

Kim Junsu berkata di konferensi pers di Lotte Hotel di Sogongdong, Seoul, pada 16 Mei, “Aku berpikir kartu truf [t/n: kelebihan, keistimewaan] milikku adalah menghasilkan musik yang berbeda dari musik sekarang ini. Pada satu sisi, hal itu membebani pundakku. Pada sisi lainnya, hatiku berdebar karena antisipasi dalam melakukan dan membuat musik yang aku inginkan.”

Kim Junsu menggubah 8 lagu dari total 12 lagu di albumnya, yang terdiri atas berbagai macam genre musik dari musik ‘dance’ sampai ballad dan hip-hop sampai elektonik t/n: musik dengan efek] . Tambahan lagi, dia menunjukkan sikapnya yang fleksibel terhadap musik dalam kolaborasi dengan GaeKo, Flowsik, dan Bizzy.

Kim Junsu dijadwalkan akan mengadakan konser selama dua hari di Jamsil Stadium di Seoul dan melakukan tur ke 7 negara lain.

Q dan A dengan Kim Junsu.

Q. Bagaimana perasaanmu ketika merilis solo album pertama?

A. Pertama, aku merilis album dengan nama XIA. Membuat album adalah hal yang sulit bagiku karena ini adalah solo album pertama dalam 8 tahun. Sebagian besar, secara jujur [membuat album] adalah suatu beban untuk mengisi setiap lagu hanya dengan suaraku. Namun, menyenangkan untuk menyanyikan genre musik yang aku harapkan. Tidak satu hari pun terlewat tanpa tekanan dan kekhawatiran tapi, di sisi lain, setiap hari hatiku berdebar karena album yang aku harapkan ini.

Q. Apakah kamu melakukan sesuatu untuk tetap berbentuk [t/n: kurus/langsing] ?

A. Aku menjaga badanku tetap kurus [t/n: langsing] bukan karena album solo tetapi karena musikal Elizabeth. Aku turun 6kg. Ide merilis solo album datang ketika aku berbicara dengan agensiku. Aku menurunkan berat badan untuk musikal. Sebelumnya, aku pikir jika sebuah lagu bagus, itu cukup, tetapi mungkin itu tidak benar. Aku tidak mengira akan menunjukkan badanku jadi aku tidak melakukan apapun untuk tetap kurus. Konsep aslinya hanya menunjukkan sedikit bagian atas tubuh dengan membuka beberapa kancing. Tetapi, selama syuting, aku merasa sangat panas sampai aku melepas semua kancing. Lalu direktur, menyarankan untuk tetap seperti itu [t/n: membuka setiap kancing]. Aku pikir itu tidak terlalu buruk dan aku melakukannya.

Q. Lagu solo Jepangmu adalah XIAH tapi sekarang  XIA. Kenapa?

A. Tidak ada alasan yang khusus. Mengakhirinya dengan huruf A memberikan perasaan akhir [t/n: kesimpulan]. Dan mempertimbangkan suasananya, aku pikir XIA lebih baik.

Q. Apakah kamu merasakan tekanan untuk album ini?

A. Tentu saja, menyenangkan untuk membuat albumnya. Dan tentu saja itu juga membuat stress. Aku berpikir berulang kali. Ini adalah solo pertamaku, dan, langkah pertama diantara anggota JYJ. Aku tahu aku harus melangkah dengan kaki kiri.

Q. Tolong perkenalkan single album ‘Tarantallegra’.

A. Sulit untuk mengucapkan “Tarantallegra.” Pengucapannya hampir sama dengan “Abracadabra.” “Tarantallegra” adalah mantra yang membuat orang menari. Musik, fashion dan semuanya dapat dipadukan dalam satu musik. Sudah 8 tahun semenjak debutku, aku berpikir untuk tidak membuat musik seperti musik yang ada sekarang. Oleh karena itu, aku berusaha membuat perbedaan, menambahkan aliran ke musik dance, dan menggunakan timpani dibawah pengaruh musikal.

Q. Tolong perkenalkan albummu.

A.[Album ini] terdiri atas 12 lagu. 80 persen darinya dibuat olehku. Jadi, hal ini sedikit menjadi beban. Tetapi, aku berusaha mengejar perbedaan dan genre musik yang aku ingin nyanyikan. Dan, pada saat ini, aku melakukan kolaborasi. Agensiku mendukung sepenuhnya, dan aku bekerja dengan GaeKo, Flowsik, dan Bizzy.

Q. Bagaimana perasaanmu tentang tur ke tujuh negara Asia?

A. Ini adalah solo konser pertamaku. Tentu saja, aku mengalami banyak konser tetapi aku tidak pernah tampil selama dua jam penuh sendiri, jadi aku perlu beradaptasi dengan itu. Salah satu kekhawatiranku adalah apakah aku bisa memimpin konser dua jam ini dengan menggerakkan penonton. Hal lain adalah menjaga kecepatan. Aku menyiapkan diri untuk konser dan merasa bahwa ini [t/n: konser] berat. Tapi aku juga menantikan konsernya. Aku harap bisa menunjukkan konser Xiahtic. Tur Solo Asia membuatku tegang dan aku berusaha sebaik mungkin.

Q. Apakah arti musikal bagimu?

A. Dengan menjadi penyayi,  aku akan berpartisipasi dalam musikal. Musikal menarik karena aku bisa hidup sebagai orang lain. Dan musikal menginspirasi musikku.

Q. Lagu ke-4 digubah dan diatur oleh Kim Jaejung.

A. Dia sangat sibuk tetapi sukses mengaturnya. Kami sering mengatur lagu satu sama lain jadi itu adalah proses yang familier. Lagu tsb menjadi lebih baik melalui kombinasi ide dia dan aku. Aku lebih gugup ketika Jaejoong mengaturnya karena dia adalah anggota JYJ.

Q. Apakah kamu menyiapkan penampilan khusus di setiap negara Asia yang akan kamu datangi?

A. Tidak akan ada perbedaan besar antara pertunjukkan di Korea dan di luar negeri. Aku berencena untuk mempelajari bahasa setiap negara dan menggunakannya di tengah-tengah konser.

Q. Negara mana yang paling bersemangat ketika JYJ melakukan tur dunia yang pertama?

A. Setiap negara bersemangat dan antusias. Khususnya, Latin Amerika. Mengejutkan kami bahwa mereka mengetahui dan mengenal musik kami.

Q. Meskipun hanya sedikit, jika ada, kesempatan untuk tampil di TV, kamu sangat populer. Menurutmu apa alasannya?

A. Meskipun hanya ada sedikit kesempatan untuk tampil di TV, aku rasa, aku punya banyak jalan untuk mempromosikan laguku via internet. Sangat mahal untuk syuting musik video ‘Tarantallegra’. Jika aku hanya mempertimbangkan industri musik hanya di Korea, pasti tidak mungkin. Karena aku pikir MV ini dapat menyebar ke seluruh dunia via internet, mungkin bagiku untuk syuting MV yang sangat mahal.

Q. Alasan menggunakan nama XIA di album ini.

A. XIA, XIAH JUNSU, KIM JUNSU. Semuanya oke bagiku. Alasan aku menggunakan XIA karena ini adala solo albumku.  Soal musikal atau drama, nama asli Junsu lebih baik. (mempertimbangkan adat Korea – menurut translator).

Credit: TV Report + XIAH Press
English Trans: XIAH Press
Shared by:  XIAH Press + JYJ3
Indonesian Trans: Mira @JYJIndonesia